LAPORAN 2018

Laporan Tahunan 2018 memuat informasi terperinci mengenai kondisi perekonomian negara Italia, perkembangan perdagangan Italia dengan dunia, serta perkembangan perdagangan Italia dengan Indonesia dengan menggunakan data yang sebagian besar bersumber dari ISTAT (Badan Statistik Nasional Italia), WTA (World Trade Atlas) dan Bank Sentral Italia. Pada laporan ini juga disampaikan kegiatan penting yang telah dilakukan oleh ITPC Milan di sepanjang tahun 2018 dalam rangka meningkatkan kinerja perdagangan Indonesia terutama dalam mempromosikan produk andalan Indonesia di Italia.

Perdagangan internasional Italia dengan dunia pada Januari-November 2018 tercatat senilai US$ 969,08 milyar atau naik 10,12% dibandingkan Januari-November 2017 sebesar US$ 880,05 milyar. Ekspor tercatat sebesar US$ 505,89 milyar atau naik 8,99%, sementara impor tercatat sebesar US$ 463,18 milyar atau naik 11,38%.

Ekspor non-migas pada Januari-November 2018 mencatat nilai sebesar US$ 489,20 milyar atau naik 8,69% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 sebesar US$ 450,07 milyar. Impor komoditas non-migas Italia pada Januari-November 2018 tercatat sebesar US$ 406,21 milyar atau naik 9,43% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 sebesar US$ 371,20 milyar.

Neraca perdagangan Italia dengan Indonesia pada Januari-November 2018 mencatat defisit sebesar US$ 739,85 juta atau turun 6,18% dibandingkan Januari-November 2017 sebesar US$ 788,58 juta.Ekspor non-migas Italia ke Indonesia pada Januari-November 2018 tercatat senilai US$ 1,29 milyar atau naik 11,47%, sementara impor non migas Italia dari Indonesia pada Januari-November 2018 tercatat lebih besar senilai US$ 2,03 milyar atau naik 4,35%.

Dengan menempati peringkat ke-41 dari 50 negara pengekspor terbesar ke Italia pada Januari-November 2018, Indonesia merupakan negara pengekspor komoditi non migas terbesar kedua di kawasan Asia Tenggara bagi Italia, setelah Vietnam pada peringkat ke-34 yang mencatat peningkatan ekspor yang lebih kecil sebesar 3,88%, sementara Thailand berada pada posisi yang lebih rendah yaitu peringkat ke-44 dengan peningkatan ekspor sebesar 5,75%.

Untuk mendapatkan laporan secara lengkap, Anda dapat mengirimkan permintaan melalui form kontak dengan subyek “Research Access” dan mencantumkan judul laporan yang Anda inginkan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *