SERAT SINTETIS

Negara-negara Eropa mendominasi penjualan di pasar serat sintesis untuk polyester selama beberapa tahun terakhir, menjadikan Eropa sebagai kawasan terbesar kedua di dunia setelah kawasan Asia Pasific yang memiliki permintaan/kebutuhan terbanyak atas produk tersebut. Italia menduduki peringkat teratas dengan nilai transaksi produk sebesar 419.74 kilo ton, diikuti dengan Jerman dengan nilai transaksi senilai 389.12 kilo tons. Negara-negara lain seperti Belanda dengan nilai transaksi penjualan sebesar 166.7 kilo ton dan Spanyol yang memiliki nilai transaksi penjualan sebanyak 133.51 kilo tons juga memberikan kontribusi signifikan bagi market share penjualan produk tersebut di negaranegara Uni Eropa.

Romania menjadi supplier serat sintesis terbesar bagi Italia dengan menguasai share sebesar 27,3% atau senilai 58.46 juta USD pada tahun 2017, diikuti oleh Turki (25.2%), Indonesia (9.8%), Bulgaria (7.9%) dan India (4.3%). Indonesia menduduki peringkat ke-3 sebagai supplier serat sintesis bagi Italia, yaitu dengan share sebesar 9.8% atau senilai 21 juta USD. Nilai ekspor serat sintesis Indonesia ke Italia tersebut tercatat mengalami penurunan year-on-year sebesar 0.55% dibandingkan tahun sebelumnya.

Laporan Informasi Intelijen Bisnis ditujukan bagi para pelaku usaha maupun eksportir yang bergerak di Industri tekstil berupa serat sintesis di Indonesia. Laporan ini diharapkan dapat membantu mereka untuk melihat dan memanfaatkan peluang ekspor dan pemasaran ke pasar Italia.

Laporan ini secara khusus disusun sebagai sebuah guideline yang menyajikan informasi praktis mengenai langkah-langkah yang perlu diambil sebelum dan saat memulai ekspor produk terkait ke Italia. Hal ini diharapkan dapat mempermudah realisasi kerjasama dagang antara eksportir Indonesia dan importir Italia.

Untuk mendapatkan hasil riset secara lengkap, Anda dapat mengirimkan permintaan melalui form kontak dengan subyek “Research Access”.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *