BUAH TROPIS

Konsumsi buah-buahan tropis di Italia terus bertambah, terutama untuk konsumsi alpukat. Meskipun rata-rata tingkat konsumsi alpukat di Italia hanya sekitar 0.23 kg (total konsumsi di Eropa Utara sebanyak 2.5 kg), terjadi kenaikan pembelian sebanyak 23% atau setara dengan 14 juta kg di tahun lalu. Hal ini seiring dengan kenaikan konsumsi alpukat di Italia yang mencapai 76% di tahun 2017 lalu. Kenaikan ini merupakan salah satu yang terbesar di Eropa untuk kategori buah-buahan tropis.

Selain alpukat, buah tropis yang popular di Italia adalah Mangga, dimana kenaikan tingkat konsumsi Italia untuk buah mangga mencapai 22% di triwulan pertama tahun 2017. Untuk buahbuahan tropis itu sendiri secara keseluruhan, nilai impor Eropa mencapai 340 ribu ton di tahun 2016 dan meningkat sebanyak hampir dua kali lipatnya, yaitu sekitar 517 juta ton di tahun 2018. Dengan demikian, produk buah tropis yang sebelumnya merupakan kategori niche product, mulai menjadi produk kategori konsumsi massal di Eropa, termasuk di Italia.

Di pasar produk buah tropis di Italia sendiri, Kostarika menjadi supplier terbesar bagi Italia dengan menguasai share sebesar 39,.58% atau senilai 105 juta USD pada tahun 2017, diikuti oleh Belanda (15,23%), Spanyol (8.48%), Perancis (7.71%) dan Tunisia (6,76%).

Indonesia menduduki peringkat ke-33 sebagai supplier buah tropis bagi Italia, yaitu dengan share sebesar 0.03% atau senilai hampir 0.085 juta Euro. Nilai ekspor buah Tropis Indonesia ke Italia tersebut tercatat mengalami kenaikan year-on-year sebesar 15.55% dibandingkan tahun sebelumnya.

Laporan Informasi Intelijen Bisnis ditujukan bagi para pelaku usaha maupun eksportir yang bergerak di sektor makanan berupa buah tropis di Indonesia. Laporan ini diharapkan dapat membantu mereka untuk melihat dan memanfaatkan peluang ekspor dan pemasaran ke pasar Italia.

Laporan ini secara khusus disusun sebagai sebuah guideline yang menyajikan informasi praktis mengenai langkah-langkah yang perlu diambil sebelum dan saat memulai ekspor produk terkait ke Italia. Hal ini diharapkan dapat mempermudah realisasi kerjasama dagang antara eksportir Indonesia dan importir Italia.

Untuk mendapatkan hasil riset secara lengkap, Anda dapat mengirimkan permintaan melalui form kontak dengan subyek “Research Access”.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *