COFFEE

COFFEE (HS 090111)

Kopi adalah komoditas non-migas yang menjadi penyumbang keempat terbesar devisa, setelah kelapa sawit, karet, dan kakao Menurut data Kemendag, pada periode Januari-November 2015, nilai ekspor kopi Indonesia ke seluruh dunia mencapai US$1.12 miliar. Nilainya meningkat 19.4% dibandingkan periode yang sama tahun 2014.

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia dengan produksi rata-rata sebesar 685 ribu ton per tahun atau 8,9 persen dari produksi kopi dunia. Kemenperin juga mencatat, ekspor produk kopi olahan tahun 2015 mencapai USD 356.79 juta atau meningkat sekitar 8% dibandingkan tahun 2014. Ekspor produk kopi olahan ini didominasi produk kopi instan, ekstrak, esens dan konsentrat kopi yang tersebar ke negara tujuan ekspor seperti Filipina, Malaysia, Thailand, Singapura, China dan Uni Emirat Arab.

Pemerintah terus menekankan kepada industri kopi di Indonesia agar bisa menambah kualitas dan produksinya. Yang menjadi nilai tambah dari kopi indonesia adalah memiliki cita rasa yang khas. Kopi Indonesia saat ini sudah menembus pasar eropa. Pada tahun 2015, Indonesia telah mengeskpor kopi ke eropa sekitar 180 ribu ton. Diharapkan pada tahun 2016 ekspor kopi indonesia akan mengalami peningkatan dengan target utama membidik pasar kopi eropa.

Riset ini ditujukan untuk memberikan informasi terbaru terkait peluang pasar ekspor kopi dari Indonesia ke Italia, sekaligus hal-hal yang menjadi hambatan perdagangan produk kopi Indonesia ke Italia. Riset ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi para pemangku kepentingan dan pengusaha di Indonesia untuk peningkatan ekspor produk kopi ke Italia.

Untuk mendapatkan hasil riset secara lengkap, Anda dapat mengirimkan permintaan melalui form kontak dengan subyek “Research Access”.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *